2016, Produk UKM Menembus Pasar Dunia

umkm-budi-edit

Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang akan diberlakukan pada akhir tahun 2015 memberikan harapan akan prospek dan peluang bagi kerjasama ekonomi antar kawasan dalam skala yang luas, khususnya bagi negara-negara di kawasan Asia Tenggara.
Menyadari peran UMKM sebagai kelompok usaha yang memiliki perang penting dalam mendongkrak perekonomian Nasional, Pusat Pengembangan Manajemen (PPM) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Amkop menggelar pelatihan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
Tujuan dari kegiatan tersebut mendorong pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) agar aspek produk dari pelaku UKM naik kelas dengan branding produk tak kalah dengan usaha makro. Diharapkan dari hasil pelatihan tersebut produk dari hasil UKM dapat bersaing dengan produk luar.
Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 50 orang peserta dari kalangan dosen dan mahasiswa yang bergerak di wirausaha. Pelatihan tersebut merupakan seri pelatihan angkatan pertama yang diselenggarakan di Gedung B Lantai 2 STIE Amkop Makassar,  Selasa, (6/10).
Direkrtur PPM Stie Amkop, Eko Imam Satoto mengatakan, kegiatan tersebut terlaksana atas kerja sama dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal daerah (BKPMD) Sulsel.
“Tujuan utama dari program ini adalah meningkatkan Kelas Produk UMKM sehingga dapat memberi dampak lebih besar  dalam menghadapi MEA, kita target tahun 2016 produk produk dari UMKM kita dapat menembus pasar dunia, terutama negara negara ASEAN,” tuturnya.
Menurut Imam ada empat kunci untuk mengembangkannya UKM, agar menjadi usaha yang kuat dan terjamin kelangsungan hidupnya, yaitu Memahami dan melakukan manajemen pemasaran, memahami dan melakukan manajemen sumber daya manusia, memahami dan melakukan manajemen produksi pada pelaku UKM. (rys)
sumber :http://upeks.co.id

Add a Comment