9 Kelompok UMK Klaster Teritorial di Kukuhkan

WhatsApp-Image-20160718

Sebanyak 9 Kelompok Klaster Teritorial nasabah UlaMM PT Permodalan Nasional Madani telah dikukuhkan. Kesembilan kelompok tersebut berasal dari Cabang Surabaya dan Lamongan. Sebanyak lima kelompok dari Cabang Surabaya dan empat kelompok Cabang Lamongan, dengan jumlah anggota mencapai 200 Usaha mikro kecil.

Dalam program ini PT Permodalan Nasional Madani (Persero) telah Bekerjasama dengan PT PEAC Bromo untuk melakukan pelatihan dan pendampingan bagi para usaha mikro kecil nasabah dari UlaMM di sembilan kelompok.  Selama 6 bulan peserta program klasterisasi teritorial telah mendapatkan pelatihan dan pendampingan usaha. Mulai dari pelatihan kewirausahaan, pelatihan manajemen keuangan, pemasaran hingga pelatihan menyusun rencana bisnis.

Tidak hanya sekadar pelatihan, setiap bulan juga diadakan temu kelompok untuk membahas dinamika kelompok dan sharing bisnis diantara para nasabah mengenai perkembangan bisnis mereka.  Para peserta program juga difasilitasi untuk melakukan kerjasama bisnis diantara nasabah, sehingga kesempatan dan peluang untuk berkembang menjadi sangat terbuka.

Ibu Masdaniah, pelaku usaha herbal dari kelompok Bangil menuturkan “ Selama enam bulan ini kami mendapat banyak manfaat untuk pengembangan usaha terutama kita bisa belajar mengenai pembukuan usaha dan memperluas akses pemasaran” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Bapak Sabar dari kelompok Bima Pandaan satu yang menuturkan, “Mengikuti pertemuan dan pelatihan pelatihan yang dilakukan oleh PNM, usahanya bertambah maju, karena mendapatkan wawasan dan memperluas jaringan pertemanan”, ujar pengusaha Pujasera ini.

Pengukuhan yang diselenggarakan pada jumat 15/7/2016 di Lamongan dan Sabtu 16/7/2016 di Lamongan bukan merupakan akhir dari program, sebaliknya menjadi titik tolak bagi kelompok usaha untuk terus berkembang.  Hal tersebut sebagaimana yang disampaikan oleh Sunanto Ketua Kelompok dari Tulangan yang mengatakan “Setelah pengukuhan ini kami akan tetap untuk melakukan pertemuan agar usaha kami terus berkembang. Kami sudah memulai dengan mengadakan arisan perbulan, sehingga  anggota kami terus kompak dan bersemangat” ujar pengusaha katering ini.

Octo Wibisono, Kepala Bagian PJM (Pengembangan Kapasitas Usaha & Jasa Manajemen) yang menyempatkan hadir langsung ketika pengukuhan menambahkan   “Sangat banyak manfaat ketika para pelaku usaha berkelompok, karena selain mendapatkan penguatan kapasitas usaha juga akan memunculkan bisnis yang bisa dikerjasamakan “.  Beliau juga menceritakan pengalaman ketika Halal Bi Halal bersama koleganya beberapa waktu yang lalu, yang hanya bertemu beberapa jam namun menghasilkan banyak peluang usaha yang bisa dikerjakan. Tentunya apabila para pelaku usaha berkumpul akan lebih luar biasa lagi informasi dan peluang bisnis yang akan muncul.

Melalui program Klasterisasi Teritorial ini adalah bagian dari bentuk komitmen PNM untuk senantiasa meningkatkan kapasitas usaha nasabahnya sehingga tidak hanya mendapatkan pinjaman modal, juga mendapatkan pelatihan dan pendampingan agar lebih maju dan berkembang. (fhm)

Add a Comment