Bank Mandiri Fasilitasi Sertifikasi Tanah untuk 30% UMKM Binaannya

bank-mandiri-fasilitasi-sertifikasi-tanah-untuk-30-umkm-binaannya-llHHBLJbkf

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) baru saja melakukan kerjasama dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) guna mengoptimalkan sertifikasi aset hak atas tanah, yang nantinya akan dijadikan agunan oleh pelaku UMKM.

Bagi Bank Mandiri, hal tersebut dianggap penting, sebab hampir sebagian besar pelaku UMKM terkendala dalam urusan kepastian legalitas aset yang dimilikinya.

“Sejak 2005 Bank Mandiri masuk ke micro banking, kita komitmen untuk jangan sampai salah menyalurkan, tetapi masalahnya adalah hampir sebagian besar pelaku mikro ini tidak punya sertifikat tanah secara formal,” kata Direktur Utama Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin usai penandatanganan kerjasama dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang, di Jakarta, Senin (1/2/2016).

Sementara itu, pelaku UMKM yang telah menjadi binaan dari Bank Mandiri tercatat sebanyak 1,1 juta pengusaha mikro. Sebagian besar dari jumlah tersebut pun diakui belum memiliki sertifikat aset tanah yang dijadikan tempat usahanya.

“Saat ini ada sekira 1,1 juta, sebagian besar belum, hampir 30 persenan belum memiliki legalitas tanah, meski tidak dijadikan jaminan, tapi orang juga butuh kepastian legalitas kan,” kata Direktur Micro and Banking Business Bank Mandiri, Tardi.

Dia menambahkan, dengan adanya konsep kerjasama dengan Kementerian ATR/BPN, pihaknya berharap kepastian legalitas menjadi lebih cepat.

“Nantinya pelaku usaha kecil dapat KUR tanpa jaminan tanah, tapi tanah yang dia miliki bisa disertifikasi, sehingga kalau suatu saat lunas, dia sudah punya setifikat dia akan naik kelas,” pungkasnya.

sumber : http://economy.okezone.com/

Add a Comment