Bekraf Dorong Pelaku UMKM Go Digital

Demi mengikuti tren digital, Badan Ekonomi Kreatif mendorong pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) turut mengadopsi teknologi yang berkembang. Dengan digitalisasi bisnis ini diharapkan UMKM akan lebih mudah mendapatkan pembiayaan menyusul maraknya jasa keuangan online (fintech).

“UKM harus bisa terlacak secara digital karena untuk membangun kredibilitas karakter. FinTech sendiri juga menganalisis lewat digital jadi UKM harus rajin update,” ujar Fadjar Hutomo, Deputi Akses Permodalan Badan Ekonomi Kreatif (BEKraf).

Perusahaan jasa keuangan berbasis teknologi (fintech) yang sudah beroperasi di Indonesai saat ini antara lain Modalku dan HelloPay.

Direktur Utama Modalku, Reynold Wijaya mengatakan dengan mengadopsi teknologi digital, bisnis UMKM akan mudah terlacak oleh aplikasi yang dikembangkan perusahaannya. Dengan begitu, data histori bisnis UMKM dengan mudah dapat diketahui cerita dan bisa menjadi tolok ukur kelayakan pemberian kredit.

Hal senada juga disampaikan oleh Mario Gaw, Direktur HelloPay Indonesia. Dia mengatakan, selain mengikuti tren digital, pelaku UMKM di Indonesia juga harus memperhatikan perilaku bisnisnya karena terkait dengan tingkat kepercayaan konsumen terhadap produk yang dipasarkannya.

“Mereka yang tadinya tidak menyentuh digital tinggal di desa, nantinya ketika sudah menyentuh digital harus tetap menjaga kepercayaan konsumen,” kata Mario seperti dikutip dalam CNNIndonesia, Kamis (20/4/2016).

Menurut Mario, pelaku UKM harus punya tanggung jawab terhadap konsumen meski transaksi bisnisnya dilakukan secara online atau tanpa tatap muka.

sumber: bengkelumkm.com

Add a Comment