Diskop dan UMKM Kabupaten Malang Dilirik Pengusaha Singapura

23866

Dinas Koperasi (Diskop) dan UMKM Kabupaten Malang mengaku dilirik pengusaha Singapura. Sebab, menurut Kepala Dinkop dan UMKM Kabupaten Malang, Sukowiyono, Rabu (20/1), pengusaha tersebut mengajak menjalllin kerjasama.
Menurut dia, ‎tujuan kerjasama itu kata dia, untuk menfasilitasi UMKM. “Pengusaha besar itu berjanji akan menfasilitasinya yang artinya mulai dari proses produksi, pengelolaan, sampai proses pemberian hak merek, sampai produk kita nanti laku terjual di sana,” ujarnya.
Adapun sejumlah produk Kabupaten Malang yang bakal dipasarkan disana, yakni produk minuman, asesoris, garmen dan batik. “Para perajin kita nantinya diberi kesempatan mengisi stand untuk memasarkan aneka produk kebanggaan dalam negri ini, itupun harus menyesuaikan selera konsumen di sana, salah satunya masalah merek,” terang Suko.
Toh terjadi sedikit perubahan merek, itupun tidak merubah kwalitas produk, bagaimanapun tetap produk kebesaran Kabupaten Malang Jawa Timur dan Indonesia pada umumnya.”Kita sekadar merubah sedikit nama saja. Misalkan produk minuman kita Gatutkaca. Warga di sana tidak kenal nama tokoh perwayangan ini. Karenanya, nama itu nantinya akan dirubah dengan merek lain yang dikenal masyarakat di sana,” tambahnya.
Terlepas dari berbagai jenis minuman, makanan ringan pun juga bakal meramaikan stan di sana. Seperti halnya, kripik apel Poncokusumo, kripik Nangka dan selai salak asal Swaru Pagelaran. Selanjutnya untuk jenis aksesoris seperti tas, dompet dan berbagai macam kerajinan kulit yang kualitasnya sudah terkenal di Kabupaten Malang.
Disinggung, untuk dampak negatif memasuki era MEA, pria berkacamata ini berkomitmen, untuk selalu cinta produk dalam negeri sendiri. Karena kalau tidak, kita akan jadi penonton di negeri sendiri.
sumber : http://www.beritametro.co.id/

Add a Comment