Kadin-Perpit Sinergi Kembangkan UMKM

Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Jateng bersama Perhimpunan Pengusaha Indonesia Tionghoa (Perpit) bersinergi mengembangkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) provinsi Jateng menuju pasar Tiongkok.

Ketua Umum Kadin Jateng, Kukrit Suryo Wicaksono menuturkan, Kadin Jateng bersama-sama dengan Perpit melakukan sinergi meningkatkan keberadaan UMKM di Jawa Tengah. Peningkatan kualitas UMKM dilakukan melalui berbagai upaya.

Antara lain, peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), membuka pasar untuk produk UMKM menuju pasar Tiongkok, bersama-sama meningkatkan perdagangan dua negara yaitu Indonesia-Jateng dan Tiongkok serta mendorong investasi dari Tiongkok menuju ke provinsi Jateng.

‘’Kadin sepakat mendukung Perpit meningkatkan potensi perdagangan UMKM Jateng menuju pasar Tiongkok. Nantinya, produk UMKM Jateng akan dipasarkan ke Tiongkok,’’ tuturnya saat menerima kunjungan Perpit di Menara Suara Merdeka, Jalan Pandanaran, kemarin.

Saat ini, kata dia, Kadin Jateng dan Perpit berupaya menyamakan visi ke depan.
Perpit membantu Kadin Jateng untuk mendorong eksistensi home industry di Jateng agar dikenal di pasar Tiongkok. Salah satunya melalui pameran yang diselenggarakan secara rutin di sana. Ia berencana mengadakan UMKM Fair di Tiongkok bertajuk ‘’Jong Java’’. Aneka produk UMKM asal Jateng dapat dipromosikan dalam pameran tersebut.

Penghubung

Ketua Harian Perpit Jateng Iwan Susanto mengatakan, Perpit didirikan dengan tujuan menjadi penghubung kepentingan pengusaha Jateng dengan pengusaha Tiongkok.
Banyak investor dari Tiongkok yang bermaksud berinvestasi di Jateng. Mereka butuh penghubung yang bisa mempertemukan dengan mitra lokal.

Perpit berencana melakukan studi banding ke Tiongkok sebagai salah satu upaya mendorong pemasaran produk UMKM Jateng. Selama ini produk negara bambu tersebut memiliki pemasaran yang luas di seluruh dunia.

Jateng patut meniru kegiatan pemasaran yang dilakukan mereka. ‘’Dengan studi banding, kita bisa mengetahui bagaimana Tiongkok bisa membuat UMKMnya dikenal luas ke beberapa negara. Sehingga diharapkan, produk UMKM Jateng bisa bersaing menembus pasar internasional,’’ katanya.

Adapun, beberapa produk yang potensial untuk dipasarkan ke Tiongkok di antaranya, batik, kerajinan tangan serta kuliner khas lokal. Produk-produk tersebut selama ini menjadi unggulan Jawa Tengah. Selain menimba ilmu selama studi banding, Perpit akan mengadakan pameran “Jong Java’’.
Pameran yang memamerkan produk unggulan Jateng itu direncanakan digelar secara rutin. (K14-29)

sumber : suaramerdeka.com

Add a Comment