Kemenkop-ABDSI Gelar Pra Konvensi SKKNI Pendamping Bisnis KUMKM

Kemenkop-ABDSI Gelar Pra Konvensi SKKNI Pendamping Bisnis KUMKM

Kementerian koperasi dan UKM RI melalui Deputi Bidang Restrukturisasi usaha menggelar pra konvensi rancangan SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia) bidang pendamping bisnis KUMKM.

Kegiatan menggandeng Asosiasi Business Development Services (BDS) Indonesia (ABDSI), digelar di Hotel Sahid Raya Yogyakarta, 25 Mei 2016 dalam rangkaian kegiatan Temu Nasional ke-2 Pendamping UMKM.

Kegiatan pra konvensi RSKKNI adalah rangkaian tahapan penyusunan stadar kompetensi untuk menjamin pengakuan dan keberterimaan secara nasional, dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

Rangakaian kegiatan pra konvensi RSKKNI meliputi pembacaan tata tertib Konvensi, pembacaan 8 perintah standardisasi, penyampaian Garis Besar RSKKNI oleh tim penyusun, pembagian dan siding kelompok unit-unit kompetensi dan sidang pleno,.

Kegiatan yang diikuti puluhan pendamping bisnis KUMKM dari seluruh Indonesia, asosiasi BDS Indonesia, akademisi, dan praktisi jasa konsultan bisnis ini dibuka sekretaris deputi Bidang Restrukturisasi usaha Kemenkop, Halomoan Tamba.

Hadir pula Staf Ahli Menteri bidang produktifitas dan daya saing, Muhammad Taufiq,Kabid kelembagaan pendampingan usaha, Rizal usman dan ketua DPN Asosiasi BDS Indonesia, Samsul Hadi.

Dalam sambutaannya, Halomoan Tamba mengatakan, saat ini sudah terbit Peraturan Menteri Nomor 02/Per/M.KUMKM/I/2016 tertanggal 4 Januari 2016 tentang Pendampingan KUMKM, yang menjadi payung hukum semua deputi di Kemekop melakukan pendampingan.

“Kami juga akan memberikan apresiasi terhadap pendampingan KUMKM dan sekaligus memotivasi masyarakat akan diadakan pemberian penghargaan kepada konsultan pendamping,” tambahnya.

Staf Ahli Menkop UKM, Muhammad Taufiq mengharapkan tahun 2016 ini telah rampung dirumuskan SKKNI bidang pendamping bisnis UMKM.

“Melalui pendampingan KUMKM dapat meningkat produktivitas dan daya saingnya melalui bimbingan, konsultasi dan advokasi yang dilakukan oleh lembaga pendamping dan maupun pendamping perorangan,” ujarnya. (*)

sumber: Citizen Reporter, Bahrul ulum Ilham, Sekretaris ABDSI Sulsel melaporkan dari Yogyakarta : makassar.tribunnews.com

 

Add a Comment