Kemenkop dan UKM Hadiri CISMEF di China
Kementrian Koperasi dan UKM ikut berpartisipasi pada Pameran  China International SMEs Fair (CISMEF) 2015 pada 10 – 13 Oktober 2015 di Poly World Trade Center, Guangzhou, Republik Rakyat Tiongkok (RRT).
Pimpinan Delegasi Kementerian Koperasi dan UKM, Drs. Braman Setyo, M.Si. yang juga Deputi Menteri Bidang Pengembangan dan Restrukturisasi Usaha mengemukakan hal itu dalam siaran pers yang dikirim ke Makassar, Selasa.
“Dalam RPJMN 2015-2019, Kementerian Koperasi dan UKM mendapat amanat untuk menaik kelaskan satu juta UMKM. Terkait hal tersebut, Kementerian Koperasi dan UKM mendorong produk-produk UMKM untuk dapat lebih dikenal baik khususnya untuk pasaran di luar negeri,” katanya.
Hal ini, ujar dia, juga sebagai antisipasi akan berlakunya MEA di awal  2016, karena itu sejalan dengan program Kementrian Koperasi dan UKM untuk sekarang dan kedepan, Kementerian Koperasi dan UKM akan lebih aktif untuk berpartisipasi dengan mengikutsetakan UKM-UKM untuk mengikuti pameran baik dalam dan luar negeri.
Pameran bertaraf internasional di Guangzhou ini merupakan penyelenggaraan yang ke-12 oleh Pemerintah Propinsi Guangdong RRT. CISMEF 2015 diikuti oleh lebih dari 2.000 peserta yang berasal beberapa negara, seperti Malaysia, Thailand, Indonesia, Sri Lanka, Australia, India, Meksiko, dan beberapa negara Eropa lainnya.
“Pada tahun ini, Malaysia menjadi co-host untuk Pameran CISMEF, sedangkan Indonesia telah menjadi co-host pada 2013,” katanya.
Dia mengatakan Kementerian Koperasi dan UKM sendiri telah berpartisipasi pada Pameran CISMEF sejak tahun 2012. Untuk Indonesia sendiri terdapat 31 stand, yang terdiri dari UKM Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Pariwisata, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Tengah, dan peserta dengan biaya sendiri.
“Pada tahun ini Kementerian Koperasi dan UKM memfasilitasi sebanyak 20 UKM yang menampilkan produk furniture, home deco, handicraft, accessories, jewelry, ‘food processed’, dan ‘animal feed additive and organic fertilizer’ yang berasal dari beberapa propinsi di Indonesia,” katanya.
Pada kesempatan tersebut Braman Setyo didampingi beberapa anggota delegasi dari Kementerian Koperasi dan UKM.
Rangkaian acara CISMEF 2015 dimulai dengan “opening ceremony” yang dihadiri oleh para pimpinan delegasi setiap negara beserta pejabat pemerintahan Propinsi Guangdong pada 9 Oktober 2015 pukul 18.00 waktu setempat di Garden Hotel, Guangzhou.
Pada 10 Oktober 2015 acara pameran dibuka pukul 08.30 dengan diawali kunjungan para pejabat pemerintah Propinsi Guangdong ke stand setiap negara. Pada siang harinya pukul 14.00 diselenggarakan acara Summit yang dihadiri oleh perwakilan delegasi dari setiap negara.
 “Pada hari yang sama, delegasi Indonesia diundang untuk menghadiri acara business matching di kediaman Konsul Jenderal RI di Guangzhou, Ibu Ratu Silvy Gayatri,” katanya.
Selain delegasi Indonesia dalam CISMEF 2015, pada kesempatan tersebut juga hadir Kepala Perwakilan Garuda Indonesia di Guangzhou dan beberapa  pengusaha Indonesia di China.
Terdapat “sharing session” dan “business matching” bagi para UKM Indonesia dengan para pengusaha tersebut serta dilanjutkan sesi diskusi oleh para tamu yang hadir.
Diharapkan dengan partisipasi Kementerian Koperasi dan UKM ini dapat menjadi sarana bagi para pelaku usaha di Indonesia, terutama UKM untuk meningkatkan penetrasi pasar internasional serta menjadi salah satu usaha menjadi UKM kelas dunia.
 “Diakhir sesi pameran ini nanti akan dievaluasi yg nantinya akan menjadi tolok ukur keberhasilan UKM kita yang mengikuti CISMEF 2015 di China ini,” katanya.

Sumber: Antara News

Add a Comment