Pemasaran UMKM Harus lewat Platform Digital

pemasaran-umkm-harus-lewat-platform-digital

Pemerintah bersama perbankan mendorong pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) go online dengan memasarkan produknya lewat platform digital. Ini bertujuan agar pelaku UMKM lebih kompetitif. Dan, di sisi lain mendorong transaksi perdagangan elektronik atau e-commerce.

Hal tersebut dilakukan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (Bank BRI) melalui kerja sama “Pengembangan UMKM Melalui Platform Digital dalam Rangka Mendukung Program 1 Juta Domain.” Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan oleh Menkominfo, Rudiantara dan Direktur Utama Bank BRI Asmawi Syam.

Corporate Secretary Bank BRI, Hari Siaga Amijarso, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (2/11), mengatakan pihaknya mendukung pemerintah dalam rangka menjadikan Indonesia sebagai kekuatan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara.

Hari menjelaskan program satu juta domain “Indonesia Go Online” merupakan pemberian nama domain Indonesia secara gratis selama satu tahun dengan sasaran UMKM yang memiliki potensi penjualan online. Setelah mendaftar untuk mendapatkan domain gratis, para pelaku usaha UMKM akan diberikan pelatihan pembuatan dan pengelolaan website.

“Program ini sangat menguntungkan bagi nasabah UMKM Bank BRI. Dengan memiliki website maka penjual tidak lagi dibatasi oleh ruang dan waktu, memiliki jangkauan lebih luas dan manajemen usaha yang lebih efektif sehingga akan meningkatkan daya saing serta skill digital entrepreneur untuk menghadapi bukan hanya persaingan di pasar domestik, tetapi di masa mendatang juga akan menjangkau pasar internasional,” papar dia.

Untuk mensukseskan program tersebut perseroan telah melakukan sosialisasi internal pada 12 kantor wilayah di 10 provinsi di Indonesia, dan terus akan melakukan sosialisasi di 34 provinsi di seluruh Indonesia. Selain sosialisasi internal, Bank BRI bersama Kemkominfo telah memberikan pelatihan pembuatan dan pengelolaan website kepada nasabah BRI di Yogyakarta, Bekasi, Cianjur, Cirebon, Bandung, Banjar, Tasikmalaya, dan Sukabumi.

“Kami juga melakukan pengembangan digitalisasi UMKM, dengan peluncuran aplikasi e-UMKM dan e-Pasar,” imbuh Hari. Aplikasi e-UMKM berupa iklan baris atau direktori yang menampilkan informasi dan kategori produk UMKM nasabah Bank BRI.

Sedangkan e-Pasar BRI yang terdapat pada Teras BRI Digital adalah marketplace/pasar online yang memberikan fasilitas dan layanan berupa update informasi mengenai harga dan stok komoditas di pasar baik tingkat lokal, regional, dan nasional.

Blokir Situs Pada kesempatan itu, Menkominfo Rudiantara mengatakan telah memblokir 690 situs karena menggunakan website untuk berdagang dan menipu konsumen. Melalui media tersebut para oknum yang tidak bertanggungjawab menawarkan investasi bodong dengan mengiming-imingi keuntungan besar dan berlipat secara instan.

sumber: www.koran-jakarta.com

Add a Comment