RI Dan Korsel Teken MoU Dorong Kolaborasi Peluang Usaha UMKM

Founder & CEO Markplus Inc Hermawan Kertajaya menyampaikan paparan saat peluncuran Digital Creative Indonesia Competition (DCIC) di Jakarta, Senin (4/5). Kompetisi bertema The NexDev Karya Anak Bangsa untuk Indonesia tersebut bertujuan untuk menggali potensi anak muda dalam membuat mobile apps guna mendorong pengembangan smart city dan memecahkan permasalahan kota melalui pemanfaatan teknologi informasi. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/Rei/nz/15.

Indonesia dan Korea Selatan meneken nota kesepahaman untuk mendorong kolaborasi peluang bisnis usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sela rangkaian International Council for Small Businesses (ICSB) Conference.

Seperti dilansir oleh Konsulat Jendral Republik Indonesia (KJRI) di New York, Minggu (19/6/2016), penandatanganan itu dilakukan oleh Korea Federation of Micro Enterprise (KFME) dan ICSB Indonesia di New York, Amerika Serikat.

Presiden ICSB Indonesia Hermawan Kertajaya menyampaikan MoU ini merupakan tahap awal yang harus ditindaklanjuti dengan kerjasama nyata. Pada tahap pertama, KFME berencana mengirimkan tenaga ahli untuk memberikan pelatihan di sektor bakery Indonesia. Sebaliknya Indonesia juga sedang menjajagi peluang untuk membuka coffee shop Indonesia di Seoul, Korsel.

Penandatangan MoU yang dilakukan oleh President ICSB Indonesia Hermawan Kertajaya dan Chairman KFME Seung-Jae Choi tersebut disaksikan oleh Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kemenkop UKM I Wayan Dipta, Acting Konjen RI di New York Benny Y.P. Siahaan serta Executive Vice President ICSB Indonesia Jacob Silas Mussry.

sumber: industri.bisnis.com

Add a Comment