Telkom Berpeluang Rajai Layanan Data

smartbisnis. Setelah sukses melakukan transformasi di sisi layanan dan jaringan, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) memiliki peluang untuk menjadi raja di era jasa data dengan performa keuangan yang positif.

Analis KDB Daewoo Securities Indonesia Akhmad Nurcahyadi dalam riset terbarunya, Rabu (22/10) menyatakan operator pelat merah itu berhasil mentransformasi pendapatan dari dominasi suara menjadi data.

Bisnis data diharapkan menjadi penopang utama laba bersih perseroan dalam jangka panjang. Diperkirakan penjualan data bakal berkontribusi sekitar 40 persen terhadap total pendapatan tahun ini.

“Kami memperkirakan Telkom akan menjadi perusahaan telekomunikasi yang paling diuntungkan atas pertumbuhan permintaan data di Indonesia. Telkom juga memiliki kemampuan paling baik untuk mendapatkan keuntungan atas tren peningkatan bisnis digital dalam jangka panjang,” tulisnya dalam kajian itu.

Menurutnya, di tengah kekhawatiran akan potensi stagnannya pertumbuhan sektor telekomunikasi di Indonesia, Telkom akan menjadi operator yang paling banyak menerima keuntungan atas potensi pertumbuhan berkelanjutan permintaan jasa data di Indonesia.

“Telkom merupakan operator yang paling siap dalam mengambil keuntungan dari perkembangan bisnis digital di Indonesia yang menjanjikan di masa depan,” katanya.

KDB Daewoo Securities pun memproyeksi Earning Per Share (EPS) Telkom tahun ini dan tahun depan sebesar Rp 151 dan Rp 161. Saham dengan kode TLKM ini direkomendasikan BUY dengan target price sebesar Rp 3.100 per saham

Direktur Utama Telkom Arief Yahya mengatakan, pada tahun ini menyiapkan dana untuk bangun infrastruktur broadband senilai Rp 15 triliun dan di 2015 diproyeksikan Rp 45 triliun. “Kita prediksi nilai kapitalisasi pasar bisa menembus Rp 300 triliun pada 2015. Katalis pertumbuhan Telkom dari seluler, bisnis internasional, dan monetisasi anak usaha,” katanya.

Sebelumnya, pasca dilepasnya sebagian saham anak usahanya, Mitratel, ke Tower Bersama sejumlah sekuritas asing seperti CIMB memprediksi Telkom pada tahun ini bisa membukukan pendapatan Rp 90,11 triliun dengan keuntungan Rp 15,25 triliun. Sementara Barclay memperkirakan pendapatan TLKM di 2014 sebesar Rp 88,8 triliun dengan keuntungan Rp 15,5 triliun.

Add a Comment