UMKM di Riau belum Mampu Kembangkan Usaha

UMKM di Riau belum Mampu Kembangkan Usaha

KBRN, Pekanbaru : Para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menegah (UMKM) di Provinis Riau belum mampu mengembangkan berbagai usaha dalam menghadapi persaingan bebas kawasan Asia Tenggara 2015 atau Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

Hal itu diakui Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Riau, Indra Bangsawan dalam sebuah acara di Pekanbaru. Dia mengatakan pada umumnya pelaku UMKM belum mampunya mengembangkan usaha karena keterbatasan pengetahuan dan skill serta permodalan.

“Berdasarkan data perkembangan UMKM di Riau tahun 2013 terdapat 526.800 pelaku usaha yang terdiri dari 369.140 pelaku usaha mikro, kemudian 149.533 pelaku usaha kecil dan 7.127 pelaku usaha menengah,” jelasnya, Sabtu (15/11/2014).

Menurutnya, hingga saat ini masih banyak UMKM yang belum mampu meningkatkan usahanya menjadi lebih besar dan mampan, karena masih membutuhkan pelatihan agar bisa membawa usaha yang digeluti ke arah lebih maju dan berkembang.

Indra Bangsawan mengatakan saat ini Riau telah memiliki Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) yang siap melatih para pelaku UMKM dalam mengembangkan usaha, namun masih sedikit dari UMKM itu yang mendapat kesempatan.

Sementara itu Pelaksana Tugas Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman menyatakan pihaknya terus menyiapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk pembinaan UMKM yang ada di Riau.

“Selain pembinaan, pemerintah provinsi turut mempromosikan produk UMKM dengan membekali bantuan modal, pelatihan, pemasaran hingga promosi,” katanya. (TS/WDA)

Add a Comment