UMKM Diajak Berbisnis Secara Online

Medanbisnis – Medan. Salah satu pemain bisnis online Indonesia, Tokopedia melakukan serangkaian roadshow ke sejumlah kota besar di Indonesia untuk menjaring pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), untuk terlibat dalam bisnis online yang kini sangat potensial.PR Executive Tokopedia Siti Fauziah, mengungkapkan, dalam serangkaian roadshow tersebut, pihaknya akan mengedukasi para pelaku UMKM soal peluang-peluang yang bisa dimanfaatkan dalam menggarap bisnis online. “Kami berharap, mereka bisa menjadi pengguna Tokopedia dengan membuka toko mereka di situs kami,” katanya, kepada wartawan, di Medan, Kamis (4/12).

Menurut dia, di era teknologi seperti sekarang ini, peluang UMKM untuk memasarkan produknya kian terbuka lebar. Hal ini juga dimaksudkan agar jangkauan pasar mereka semakin luas. Jangkauan pasar UMKM tak hanya sebatas area lokal tapi bisa diakses di seluruh Indonesia, bahkan hingga ke luar negeri.

CEO Tokopedia William Tanuwijaya, mengungkapkan, selain untuk mendekatkan diri kepada pengguna Tokopedia di luar Jakarta, kegiatan tersebut juga merupakan wujud tanggungjawab perusahaan untuk melakukan proses edukasi kepada masyarakat mengenai industri internet guna membanguan Indonesia yang lebih baik lewat internet. “Kami berharap, proses edukasi yang dilakukan melalui kegiatan ini berdampak baik. Contohnya untuk para pelaku UMKM yang belum membangun bisnis mereka secara online, berani untuk memanfaatkan peluang di dunia online untuk meningkatkan produktivitas dan penjualan mereka,” ungkapnya.

Selain untuk para pelaku UMKM, edukasi juga dilakukan untuk para mahasiswa dan pengguna Tokopedia. Roadshow itu juga memberi edukasi soal fitur-fitur Tokopedia yang bisa dimanfaatkan masyarakat baik dibidang teknologi hingga soal potensi bisnis online di Indonesia.

Menjanjikan
Terpisah, sejumlah pelaku bisnis online (online shop) mengaku metode pemasaran online sangat menjanjikan. Pasalnya, dengan hanya mengandalkan media sosial seperti facebook, twitter, blog pribadi, instagram, dan DP bbm (profil picture Blackberry Messenger), mereka dapat dengan mudah menjangkau pelanggan bahkan sampai yang tinggal di luar kota.

Seperti dikatakan Alsha, bisnis ini dijalani karena dia memang tertarik dengan dunia fashion. Dengan hanya memakai bbm (Blackberry Messenger), katanya, dia mudah memperoleh pembeli. Selain itu, bisnis ini juga dijalaninya untuk mengisi waktu luang. “Saya menjalani bisnis ini sejak seusai menikah, karena saya kan memang berhenti bekerja. Alhamdulillah dapat mengisi waktu luang di rumah. Sejauh ini, pelanggan yang saya dapatkan dari mengandalkan fitur bbm,” ujarnya.

Senada dengan Alsha, Risda yang tercatat sebagai mahasiswa FISIP USU, mengatakan, bisnis tersebut juga merupakan implementasi dari materi kuliah yang ia dapat. “Walaupun bisnisnya baru dua bulan, Alhamdulillah omzetnya mencukupi untuk membantu orang tua saya dalam membiayai kuliah saya,” ujarnya. (daniel pekuwali/cw04).

Add a Comment