Wisata Banyuwangi Dongkrak Pertumbuhan UMKM

wisata-banyuwangi-dongkrak-pertumbuhan-umkm

Pariwisata terbukti mampu mengerek usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Banyuwangi. Pariwisata mampu menggerakkan pertumbuhan ekonomi dan pendapatan per kapita warganya.

Kondisi ini juga membuat banyak usaha setempat tumbuh, baik dalam bidang perdagangan maupun sektor jasa pariwisata seperti usaha perhotelan dan akomodasi lain.

Untuk mengetahui lebih mendetail soal pegembangan pariwisata di Kabupaten Banyuwangi, wartawan Koran Jakarta, Franciscus T Lamintang mewawancarai Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, di Jakarta, baru-baru ini.Berikut petikan selengkapnya.

Kenapa Bapak memilih pariwisata sebagai kunci kemajuan Banyuwangi?

Kami memilih pariwisata karena Banyuwangi memiliki banyak tempat yang masih belum tereksplorasi secara maksimal dan memiliki potensi wisata yang tidak kalah dengan Bali.

Wilayah ini merupakan salah satu pintu gerbang masuknya masyarakat dari luar yang otomatis masyarakat yang hilir mudik di sini cukup banyak. Ini menjadi salah satu nilai pendukung kemajuan Banyuwangi.

Apa saja yang Bapak siapkan sehingga Banyuwangi bisa maju dari segi pariwisata?

Kami sudah menyiapkan beberapa program reformasi birokrasi di Banyuwangi. Bila reformasi birokrasi tidak kami lakukan, masalah panjang dapat terjadi karena dalam satu tahun ada 53 even pariwisata. Proses reformasi birokrasi ini harus jalan.

Bagaimana reformasi birokrasi tersebut dijalankan?

Sektor informasi dan teknologi (IT) kami nilai penting. Wilayah kami luas maka perlu ada percepatan pelayanan setelah disiapkannya sistem IT yang menunjang. Kami punya program smart kampung.

Dengan smart kampung, program daerah menjadi terintegrasi, terstruktur sehingga program dapat berjalan cepat dan transparan.

Bagaimana Bapak yakin dengan memajukan pariwisata dapat membuat UMKM berkembang?

Saya berpikir pariwisata tentunya tidak akan berhasil bila tidak didukung masyarakat di sekitarnya. Setelah saya ciptakan sistem IT di Banyuwangi dan menyiapkan serangkaian program smart kampung, saya yakin masyarakat akan bergotong-royong menciptakan hal-hal yang dapat menjadi penunjang di sektor pariwisata.

Bisa dijelaskan lebih mendetail?

Contohnya, bila ada pariwisata otomatis ada pengrajin dan pembuat oleh-oleh khas Banyuwangi. Ini salah satu contoh tumbuhnya UMKM. Saat ini terbukti tanpa ada mal dan produk impor, masyarakat di sini menciptakan hal-hal yang dibutuhkan pengunjung dari luar Banyuwangi yang membuat pertumbuhan ekonomi di sini meningkat.

Saya dan DPRD sepakat tidak ada pembangunan mal atau hypermarket. Tidak cukup di situ saja, sistem yang saya siapkan dalam sektor wisata sebagai penunjang ialah infrastruktur transportasi. Alhamdulillah saat ini sudah ada bandara.

sumber: www.koran-jakarta.com

Add a Comment